sponsor kami

Friday, March 18, 2011

Membaca Al-Qur’an Untuk Orang Mati itu Boleh Menurut Syaikh Al-Utsaimin

Membaca Al-Qur’an Untuk Orang Mati itu Boleh Menurut Syaikh Al-Utsaimin Ulama Wahabi
Sabtu, 01 Januari 2011 | Diposkan oleh Kenapa Takut Bid’ah?
MEMBACA AL-QUR’AN UNTUK ORANG MATI ADALAH BOLEH (PENDAPAT YANG RAJIH) KATA SYAIKH ‘UTSAIMIN [RUJUK MAJMU’ FATAWA WA RASAIL FADLILATUSY SYAIKH MUHAMMAD BIN SHALIH AL-‘UTSAIMIN (W. 1421 H)]

Saturday, March 12, 2011

Bersyukur dan Bersedekah atas Karunia dan Nikmat

Bersyukur dan Bersedekah atas Karunia dan Nikmat


Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita semua meningkatkan ketaqwaan kepada Alalh SWT dengan melaksanakan seluruh perintah-perintahnya dan menjauhi segenap larangan-larangan Allah SWT.

Salah satu sifat dan perilaku terpuji yang mesti dimiliki oleh orang beriman adalah mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada kita, baik nikmat yang berupa fisik kebendaan (material) maupun nikmat yang bersifat mental spiritual (ruhaniah). 

KENAPA KITA MENYAMBUT MAULID NABI?

KENAPA KITA MENYAMBUT MAULID NABI?

INILAH HUJJAH-HUJJAHNYA


SEJARAH PERINGATAN MAULID NABI

Siapakah orang yang pertama menyambut maulid Nabi???
Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh raja Irbil (wilayah Iraq sekarang), bernama Muzhaffaruddin al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata:
“Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awwal. Beliau merayakannya secara besar-besaran. Beliau adalah seorang yang berani, pahlawan,` alim dan seorang yang adil -semoga Allah merahmatinya-”.